Hindari Minyak Jelantah Jika Ingin Sehat

Mengkonsumsi aneka macam gorengan itu enak. Apalagi ketika hari sedang dingin dan hujan tidak kunjung berhenti. Ada tempe goreng, tahu goreng, bakwan goreng, gembus goreng yang dikonsumsi bersama sambal atau cabe hijau. Ada juga pisang goreng, timus goreng, kentang goreng, tela goreng yang memiliki rasa manis dan gurih. Bahkan makanan yang bernama gorengan dapat dibuat secara mudah di rumah sendiri jika mau.

Hindari Minyak Jelantah Jika Ingin Sehat :: PortalBisnisBersama


Media yang digunakan pun hanyalah berupa minyak goreng dalam wajan seperti menggoreng masakan pada umumnya. Walaupun mudah dalam prosesnya, namun jika media yang digunakan bermasalah ternyata tidak membawa tubuh menjadi lebih sehat. Tentu Anda pernah mendengar bahwa jangan terlalu sering makan gorengan. Gorengan adalah makanan yang tidak bersalah dan memang segala sesuatu yang dilakukan itu tidak baik bagi kesehatan. Namun mendengar pernyataan tersebut lalu Anda menghindari gorengan. Hal yang salah ketika Anda mengkonsumsi gorengan karena digoreng menggunakan minyak goreng yang sudah digunakan selama berkali-kali. Dua sampai tiga kali minyak goreng digunakan untuk menggoreng tidak masalah. Dengan catatan jika warna dari minyak goreng masih terlihat jernih bukan coklat bahkan menghitam.

Mengkonsumsi gorengan yang digoreng menggunakan minyak jelantah, maka itu yang salah besar. Mungkin Anda berpikir yang terpenting kondisi gorengan digoreng dalam kondisi baru dan dikonsumsi dalam keadaan yang hangat. Namun minyak goreng atau lebih tepatnya minyak jelantah tersebut terserap ke dalam gorengan yang Anda konsumsi. Warna gorengan yang digoreng menggunakan minyak jelantah memang masih sulit dibedakan. Namun Anda tentu dapat melihat kondisi minyak goreng yang digunakan oleh penjual gorengan. Minyak jelantah maupun minyak goreng yang terlalu sering digunakan untuk menggoreng berkali-kali tentu ancaman bagi tubuh yang sehat. Tubuh akan rentan terserang oleh penyakit. Karena yang Anda konsumsi bukanlah gorengan enak, sedap, dan lezat melainkan sekumpulan radikal bebas berbahaya.

Senyawa radikal bebas adalah sumber mara bahaya karena dapat menimbulkan seseorang jatuh sakit dalam waktu yang tidak lama. Radikal bebas akan menyerang bagian pembuluh darah, mengotori aliran darah, dan beradu dengan kolesterol dalam tubuh. Akibatnya terkadang mereka yang terlalu sering mengkonsumsi gorengan yang digoreng dengan minyak jelantah menderita kolesterol. Minyak memang sumber nabati, namun jangan lupa jika secara alami kolesterol dalam tubuh juga ada. Radikal bebas bertemu dengan kolesterol akan membentuk gumpalan. Sehingga terindikasilah kolesterol meningkat. Jika jumlah radikal bebas semakin bertambah maka jantunglah yang akan diserang. Dan siap-siap menggnakan ring jantung karena kesulitan darah untuk mengalir ke jantung.

Jadi, mana yang akan Anda pilih sekarang untuk memiliki tubuh yang selalu sehat. Mengkonsumsi gorengan tidak masalah namun tetap batasi. Ketika hendak membeli gorengan atau memasak sendiri, pastikan minyak goreng yang digunakan bukan minyak jelantah.


Share on Google Plus

About Muhammad Furqan

Selamat datang di Portal Bisnis Bersama Temukan berbagai info menarik dan asik untuk di simak,Kami memberikan semua informasi menarik, terupdate, dan yang sedang banyak di bicarakan saat ini