Prospek Cerah Bisnis Ternak Sapi Perah


oleh : Portal Bisnis bersama


Sapi merupakan salah satu binatang yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Selain menghasilkan susu murni perahan yang banyak digemari orang-orang, sapi perah sebagaimana sapi pedaging juga dapat diambil dagingnya untuk dikonsumsi. Sisa kotoran sapi perah dalam hal ini dapat bermanfaat juga untuk dijadikan bahan dasar dari pupuk organik. Dengan manfaat tersebut ditambah fakta bahwa harga daging sapi selalu mengalami kenaikan, ternak sapi jelas menjadi salah satu bisnis yang memberikan prospek paling menjanjikan. Secara umum beternak sapi tidak lah sesulit yang dibayangkan. Meski demikian, tetap terdapat beberapa hal yang wajib diperhatikan apabila Anda berniat untuk memaksimalkan hasil yang Anda peroleh dari bisnis ternak sapi perah yang Anda rintis tersebut. Perhatian tersebut meliputi, pemilihan induk, bibit, serta sapi jantan; letak dan kondisi kandang yang ideal; pemberian makanan; serta vaksinasi untuk mencegah ternak sapi perah Anda terjangkiti oleh virus-virus jahat.

Prospek Cerah Bisnis Ternak Sapi Perah
Ketika Anda memilih sapi angkatan pertama dari bisnis ternak yang Anda rintis, Anda perlu selektif memilih sapi-sapi perah unggulan agar dapat memperoleh keturunan-keturunan sapi yang sehat dan besar. Tidak hanya kesehatannya yang diperhatikan, untuk sapi jantan pastikan apabila usianya sekitar 4 hingga 5 tahun dengan badan besar, kuat dan punggung yang kokoh, ukuran kepala lebar dengan leher besar, serta dada yang lebar dengan jaral antar tulang rusuk yang juga regang. Sementara untuk sapi perah betina, Anda perlu memperhatikan kriteria-kriteria seperti mata yang bersih dengan punggung lurus dan jarak antara kaki-kaki depan dan belakang yang lebar. Selain itu, sapi perah betina yang baik memiliki maksimal 4 puting susu yang simetris dan tidak terlalu pendek. Usia ideal bagi sapi perah betina ialah 3,5 hingga 4,5 tahun dan harus sudah pernah beranak, sehingga ada garansi ia mampu beranak setiap tahunnya. Untuk kandang sendiri ada baiknya apabila diletakkan agak jauh dari pemukiman warga atau minimal 10 meter dari rumah. Kandang harus mendapat sinar matahari langsung, memiliki sirkulasi udara yang baik dan dijaga sanitasinya. Untuk perawatannya, sapi perah betina perlu dimandikan setiap hari setelah kandangnya dibersihkan dan sebelum proses pemerahan. Sementara sapi jantannya hanya perlu dimandikan dua hari sekali. Hal yang perlu diperhatikan lainnya ialah pakan sapi yang terdiri dari jerami padi, pucuk daun tebu, lamtoro, alfalfa, rerumputan dan juga konsentrat. Tempat makan dan minum harus diletakkan agak tinggi dari lantai kandang untuk mencegah terinjak-injak oleh sapi.

Indonesia sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan susu dan daging sapi sendiri. Sayangnya, usaha ternak sapi masih sangat jarang ada yang melirik. Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki keinginan dan modal untuk membangun bisnis, sangat disarankan untuk mencoba bisnis ternak sapi ini. Selain peluang pasar yang cukup lebar bagi usaha Anda ini, bisnis ternak sapi perah yang Anda bangun ini dapat membantu negara untuk mengurangi beban impor dari luar negeri.


Share on Google Plus

About nanda fr

Selamat datang di Portal Bisnis Bersama Temukan berbagai info menarik dan asik untuk di simak,Kami memberikan semua informasi menarik, terupdate, dan yang sedang banyak di bicarakan saat ini