Audrey Hepburn, Salah Satu Nama Paling Bersinar di Walk of Fame

Aktris Audrey Hepburn, bintang dari Breakfast at Tiffany’s, sampai sekarang masih menajdi salah satu ikon mode terbesar di Hollywood dan salah satu aktris yang paling sukses di seluruh dunia. Fansnya mengenang wanita yang terlahir pada 4 Mei 1929 di Brussels Belgia sebagai seorang aktris, ikon fashion, dan juga filantropis.

Akting terbaiknya dituangkannya pada Gigi yang ditampilkan pada Broadway pada 1951. Dua tahun kemudian karirnya mulai menanjal dengan membintangi film layar lebar Roman Holiday dengan Gregory Peck pada 1953. Seluruh pertunjukan teater dan film yang dibintanginya memang memiliki daya tarik sendiri bagi penyuka film klasik masa kini. Namun, bisa dipastikan bahwa sebagian besar fans Hepburn setuju bahwa peran Holly Golightly pada Breakfast at Tiffany’s pada 1961 merupakan titik yang menjadikannya salah satu aktris terbaik sepanjang masa. Pada film tersebut, seluruh dunia mode berkiblat pada Hepburn dengan standar baru yang dibawanya.

Audrey Hepburn, Salah Satu Nama Paling Bersinar di Walk of FameKehebatannya dibuktikan kepada dunia dengan menjadi satu dari sangat sedikit aktris yang pernah memenangkan penghargaan Emmy, Tony, Grammy, dan Academy sepanjang hidupnya. Anda mungkin bisa menghitung dengan jari aktris yang memiliki pencapaian tersebut. Sayang, Hepburn berusaha untuk menarik diri dari dunia hiburan untuk merawat anak-anaknya.

Lagi-lagi kita semua setuju bahwa pementas yang menghabiskan masa kecilnya di sebuah sekolah asrama di Inggris ini memiliki kecantikan dan keanggunan yang tidak terkalahkan. Jika anda jeli, ada beberapa tokoh wanita yang berusaha meniru statement fashion dan juga gaya Hepburn, namun tidak ada yang menyandinginya.

Tak selalu beruntung, Hepburn hidup pada masa peperangan. Pada masa Perang Dunia II, Hepburn sedang duduk di bangku Arnhem Conservatory in The Netherlands. Setelah pasukan Nazi menyerang Belanda, Hepburn dan keluarganya menjalani kehidupan yang sangat sulit. Hepburn bahkan pernah menjadi kurir pesan untuk membantu dalam perang.

Setelah perang usai, Hepburn kembali berusaha menemukan dirinya sendiri dengan menari. Kemampuan ballet-nya di tempa di Amsterdam sekaligus London. Hepburn yang sempat membintangi beberapa pementasan tari, tidak menjadi terkenal karena kemampuan menarinya. Rupanya setahun setelah mundur dari panggung tari, Hepburn malah membuat debut filmnya di One Wild Oat pada 1951. Di beberapa filmnya seperti Funny Face (1957) Hepburn berhasil menunjukkan kemampuan menarinya dan di film tersebut, Hepburn mengalami transformasi luar biasa.

Film tadi merupakan film pertamanya yang menggunakan properti baju mahal buatan desainer Hubert de Givenchy, temannya sendiri. Setelah itu, film-film yang dibintangi oleh Hepburn tidak lepas dari penampilan menawannya. 

Hepburn dan suaminya pernah pula bermain bersama di film adaptasi buku Tolstoy War and Peace. Dari serentetan daftar film yang dibintanginya, Hepburn memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan bekerja menyebar kebaikan dengan kegiatan filantropis. Pada akhir 1980, Hepburn menjadi duta kehormatan UNICEF dan waktunya dihabiskan untuk mengelilingi dunia untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap anak-anak yang memiliki kehidupan sulit.


Share on Google Plus

About nanda fr

Selamat datang di Portal Bisnis Bersama Temukan berbagai info menarik dan asik untuk di simak,Kami memberikan semua informasi menarik, terupdate, dan yang sedang banyak di bicarakan saat ini